Kenapa Membeli Domain Lama?

Kenapa Membeli Domain Lama?

beautiful muslim girl thinkingKetika memilih alamat situs, banyak pemilik dan pengembang yang dengan naifnya tergiur dengan tawaran membeli domain lama. Dalam waktu yang bersamaan, mereka juga dihadapkan dengan beberapa pertimbangan:

+ Apakah reputasi dari domain bekas akan berimbas pada situs Anda?

+ Berapa rasio optimal dari harga dan kecantikan dari sebuah nama domain?

+ Bagaimana cara memeriksa rekam jejak domain, dan agar tidak terjebak pada harga yang terlalu tinggi untuk membeli domain tersebut?

Anda akan mendapatkan jawabannya dibawah ini.

Anda disarankan untuk membeli domain yang telah memiliki reputasi. Kenapa demikian?pack of old papers
Pembelian domain lama biasanya didasarkan pada beberapa alasan dibawah ini:

  1. Domain lama biasanya telah dilengkapi dengan sejumlah external link. Hal ini dapat Anda manfaatkan untuk bersaing menjadi bagian dari hasil pencarian teratas dari search engine.
  2. Umur dari domain, yang juga berperan dalam mendapatkan posisi pencarian teratas.
  3. Kebutuhan pribadi. Nama domain yang mengandung keyword Dan alamat situs yang singkat dan mudah diingat pengunjung. Contohnya, Anda ingin membangun website dengan mudah (easily), maka Anda akan berusaha untuk mendapatkan nama domain yang seperti easybuilder.pro untuk memberikan kesan website yang profesional. Contoh lainnya: misalkan Anda adalah seorang freelancer yang bernama John Connor, maka pilihlah domain seperti JC.pro. Singkat dan sesuai dengan inisial nama Anda.
  4. Dengan tujuan investasi atau untuk dijual kembali (karena domain tersebut memiliki keunggulan-keunggulan seperti yang telah disebutkan sebelumnya, serta memiliki potensi untuk dijual dengan harga yang lebih tinggi).

children playing risky gameApa resiko membeli domain lama?
Sekarang Anda akan belajar kenyataan sederhana yang akan membatu proses pengambilan keputusan ketika dihadapi oleh pertanyaan seperti “Layakkah domain lama itu dibeli?”

  1. Tidak ada orang yang mau menjual domain yang benar-benar bagus, yang telah banyak dikenal orang, dan menjualnya secara terpisah dari bisnis mereka.
  2. Jika Anda mendapat tawaran untuk membeli domain yang “sangat cantik” dengan harga yang “sangat murah”, ada 90% kemungkinan bahwa domain tersebut sedang bermasalah dengan filter search engine karena reputasinya yang buruk. Hal ini akan menyulitkan Anda untuk mempromosikan dan membawa domain tersebut muncul ke pencarian teratas.

Bagaimana mencari tahu apakah domain berada dalam pengawasan search engine?
asian girl with yellow top with questions marksHal ini hanya dapat dilakukan dengan mengetahui rekam jejak atau sejarah dari domain yang akan Anda beli. Anda perlu mencari sebanyak mungkin informasi yang berhubungan dengan domain tersebut. Berikut ini beberapa cara yang dapat dilakukan:

  • Gunakan layanan yang ditawarkan wayback.archive.org

Situs ini membantu Anda memeriksa sejarah domain secara detail dan melihat situs apa yang menggunakannya dalam jangka waktu tertentu. Dari data tersebut, Anda akan dapat menilai kualitas dari konten yang dikandung oleh alamat domain, dan memperkirakan kemungkinan masuknya domain dalam filter search engine. Dari situ, Anda pertimbangkan apakah domain layak untuk dibeli.

  • Coba menghubungi pemilik sebelumnya. Namun domain pernah bermasalah, ada kemungkinan besar mereka tidak akan mau mengakuinya.
  • Cari backlink, nilai kredibilitasnya (contohnya gunakan: ahrefs.com).

Setelah menganalisis seluruh data-data terkumpul, Anda bisa memperkirakan kemungkinan domain terfilter. Ini adalah satu-satunya cara untuk menilai resiko-resiko yang mungkin didapat. Sayangnya, tidak ada metode yang dapat memberikan garansi 100%. Bahkan metode-metode yang telah dijabarkan diatas tidak bisa memberikan garansi kepada Anda untuk mendapatkan semua informasi tentang domain lama yang diincar.

Membeli domain lama atau bekas memang selalu membuka diri pada banyak resiko. Jadi jika Anda tidak ingin membangun situs dengan “kenangan yang buruk”, belilah domain yang baru.

Terima kasih sudah membaca! Jangan lupa bagikan link dari materi ini agar semakin banyak orang bisa belajar juga!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *