Cara Meningkatkan Kemudahan Navigasi Website

Cara Meningkatkan Kemudahan Navigasi Website

Kita semua pasti ingin website kita menjadi situs yang popular dan tak pernah sepi dari pengunjung. Nah, salah satu kunci dari mencapainya adalah kualitas user experience dalam navigasi website. Setiap pengunjung website pasti berharap mereka bisa menemukan informasi dengan mudah dan cepat. Dalam hal ini, navigasi websitemu adalah jembatan digital antara pengunjung dan konten websitemu

Semua orang tahu betapa pentingnya kesan pertama itu, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam berbisnis. Dalam dunia digital, websitemu seringkali menjadi pertemuan pertama antara pengunjung dengan konten yang kamu tawarkan, baik itu berupa produk, layanan, ataupun informasi. Sayangnya, belum banyak orang yang sadar dan berusaha untuk meningkatkan kemudahan navigasi website mereka.

Maka dari itu, kami akan berikan 5 tips yang dapat kamu gunakan untuk meningkatkan kemudahan navigasi yang pastinya akan sangat berguna bagi pengungjung websitemu.

1. Buat rancangannya dari awal!
Biasanya, orang membuat website atau toko online menggunakan template, lalu mulai menambahkan halaman berdasarkan kebutuhan dan tujuan situs web. Cara ini memang cepat, tapi memiliki resiko navigasi website yang dihasilkan tidak sesuai dengan apa yang kamu rencanakan. Akan lebih baik jika kamu memiliki draf rancangan yang simpel.

Rancangan awal navigasi suatu website disebut juga dengan “sitemap” atau istilahnya merupakan peta menu navigasi suatu website. Ada beberapa cara untuk membuatnya. Kamu bisa mulai dengan menggambarnya di kertas untuk mencari gambaran dasarnya. Lalu, proses bisa dilanjukan dengan menggunakan aplikasi yang mudah dipahami, seperti MS Word.

Ini contoh mudahnya:
– Tentang Kami
– Produk dan Layanan Kami
– Blog Kami
– Kontak Kami

Ada banyak aplikasi pembuatan sitemap gratis dan otomatis yang mudah untuk digunakan. Cukup periksa saja di Google. Buat draf yang sederhana tanpa banyak detail. Yang kamu butuhkan hanyalah struktur dasar untuk membangun websitemu. Kamu dapat cek beberapa tips bagus di artikel saya sebelum ini.

2. Buat Sesederhana Mungkin!
Gunakan bahasa yang mudah dipahami oleh pengguna. Kuncinya, gunakan kata-kata yang sederhana. Tapi tetap harus mempertimbangkan isi, tujuan, dan sasaran pengunjung dari websitemu.

Contohnya, jika kamu adalah penulis profesional untuk majalah ilmiah, maka kamu dapat menggunakan kata “Artikel” untuk menu yang menuju ke daftar artikelmu. Tapi jika websitemu berupa ecommerce atau toko online, atau Cuma untuk blog pribadi, kata “Blog” bisa digunakan. Contoh lainnya, untuk sebuah toko, jangan beri nama “Marketplace” tapi gunakan “Shop”.

3. Jangan Lupa Fungsikan Logo Utama
Dewasa ini, sebagian besar pengunjung web beranggapan ketika mereka mengklik logo yang ada di kiri atas suatu website, maka mereka akan dibawa kembali ke homepage alias halaman utama. Penting untuk dipahami bahwa melakukan sesuatu yang tidak biasa dapat menyebabkan kebingungan, dan kebingungan dapat menghilangkan pelanggan potensialmu. Untuk memastikan kamu menciptakan pengalaman terbaik bagi pengunjungmu, kamu harus melakukan tes A / B. Kami akan membuat postingan baru tentang itu segera.

4. Jadikan Mobile Friendly!
Gunakan navigasi yang ramah dan responsif secara default. Navigasi responsif memungkinkan setiap pengunjung untuk melihat konten dan desain Anda dari perangkat apa pun: laptop, desktop, smartphone atau tablet. Hal ini pasti dibutuhkan. Ada banyak alasan kenapa bisa begitu. Salah satu alasan utamanya adalah bahwa pencarian dengan menggunakan smartphone lebih sering dilakukan dibandingkan dengan laptop dan perangkat desktop. Jika pengguna mengunjungi websitemu melalui perangkat mobile mereka dan mengalami kesulitan dengan menu websitemu, mereka biasanya akan langsung pindah ke website lain.

5. Maksimalkan Penggunaan Footer
Footer adalah area yang bisa kamu gunakan untuk meletakkan beberapa item yang tidak terlalu menarik, seperti Syarat dan Ketentuan, GDPR, dll. Di sisi lain, itu adalah area yang cukup penting, karena banyak orang menggulir ke bawah langsung ke footer untuk menemukan beberapa item, informasi penting seperti alamat perusahaan atau peluang perekrutan. Beberapa pemilik website, terutama dalam bisnis e-commerce menggandakan informasi perusahaan mereka untuk menunjukkan kepada pengunjung di mana tepatnya bisnis itu berada. Kedua, banyak situs web menyimpan ikon media sosial mereka dengan tautan di catatan kaki.

Semoga bacaan ini bermanfaat dan membantu menarik lebih banyak pengunjung baru ke website kamu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *